Pengusaha Properti Ramai-ramai Hijrah ke Singapura
Sabtu, 26 Mei 2007 14:43 WIB
Bogor - Gabungan pengusaha Real Estate Indonesia (REI) mencatat saat ini banyak pengusaha properti dalam negeri yang mengincar pembangunan properti di luar negeri khususnya Singapura.Minimnya insentif di pasar properti Indonesia telah mengurangi minat pengusaha properti menggarap pasar lokal."Di Singapura pemerintahnya banyak memberikan insentif terhadap pajak dan perizinan. Sementara disini insentif pajak dan perizinan masih minim," kata Ketua Umum REI Lukman Purnomo Sidi.Hal itu diungkapkan Lukman disela acara penyerahan rumah PT Sentul City Tbk kepada konsumennya di kluster Argenia di Kawasan Sentul City, Bogor, Sabtu (26/5/2007). Banyaknya pengusaha properti lokal yang ekspansi ke luar negeri, diakui Lukman sebagai hal yang wajar untuk era globalisasi saat ini.Apalagi negara-negara lain berupaya menggaet investor dengan memberikan daya tarik berupa insentif. Namun Lukman menilai, sektor properti di Indonesia jauh lebih menarik dibanding Singapura.Untuk pasar perumahan saja Indonesia saat ini membutuhkan 800 ribu unit rumah. Jumlah penduduk Indonesia yang jauh lebih besar dibanding Singapura menjadi daya tariknya, hingga kebutuhan rumah pun lebih besar.
(ir/ir)











































