Penjualan Mobil Bulanan Bisa Capai 40 Ribu Unit

Penjualan Mobil Bulanan Bisa Capai 40 Ribu Unit

- detikFinance
Selasa, 05 Jun 2007 17:35 WIB
Jakarta - Penjualan mobil bulanan pada semester II-2007 akan tembus di atas 40 ribu unit setelah melihat angka indent yang menyentuh 35 ribu unit pada tiga bulan terakhir."Semester ini daya beli membaik karena suku bunga turun, stok kenaikan BBM sudah lewat dan produsen mobil menawarkan desain baru dan diskon namun tidak diimbangi kecepatan produksi," ungkap Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian (Depperin) Budi Dharmadi.Hal itu diungkap di sela-sela acara pameran industri alat transportasi di Gedung Deperin, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/6/2007).Melihat banyaknya jumlah indent kalangan produsen otomotif dalam negeri telah memperpanjang jam kerja untuk mengejar permintaan."Meningkatkan produksi itu tidak gampang karena produsen harus order material dan tenaga kerja harus ekstra shift serta menyiapkan line produksinya," ucapnya.Lonjakan penjualan mobil masih akan didominasi segmen kendaraan serba guna (multipurpose vehicle/MPV) dan kendaraan sport (sport utility vehicle/SUV) dengan kapasitas silinder 1.500 cc ke bawah yang hemat bahan bakar."Penjualan mobil saat ini belum mencapai puncak. Saya perkirakan ada salah satu bulan yang menjadi puncak penjualan mobil mencapai 45 ribu unit sama seperti 2005, kemungkinan penjualan tahun ini tembus 400 ribuan unit," katanya.Seiring dengan lonjakan permintaan di pasar domestik kalangan produsen otomotif nasional meningkatkan kapasitas terpasang dari 750 ribu unit pada 2006 menjadi 900 ribu unit pada tahun ini.Peningkatan kapasitas produksi terbaru salah satu produsen mobil yang akan melakukan adalah PT Astra Daihatsu Motor yang berencana meningkatkan kapasitas 50-60 ribu unit per tahun.Rencana itu akan dilakukan dengan menggunakan lahan Daihatsu di Sunter, Jakarta Utara, yang dulunya dipakai sebagai pabrik perakitan mesin. Selanjutnya, pabrik perakitan mesin akan menggunakan fasilitas di Karawang. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads