GM Kembangkan Mobil Listrik
Rabu, 06 Jun 2007 11:41 WIB
Detroit - Perusahaan otomotif AS, General Motors Corp (GM) berniat mengembangkan mobil listrik, sebagai upaya mengurangi ketergantungan BBM. GM tampaknya bakal serius karena sudah menandatangani kontrak dengan dua perusahaan untuk membantu pengembangan mobil listriknya. Chairman dan CEO GM, Rick Wagoner mengatakan, pihaknya sedang bergerak untuk mengembangkan mobil-mobil yang bisa menggunakan bahan bakar alternatif."Diversifikasi energi berarti bhwa kita akan terus meningkatkan efisiensi pembakaran mesin internal, seperti yang kami miliki selama satu dekade," ujar Waginer disela-sela Detroit Auto Show dan dikutip dari AFP, Rabu (6/6/2007). GM sendiri sudah mulai mengembangkan mobil berbahan bakar alternatif seperti ethanol E-85."Kami secara signifikan mengembangkan dan mempercepat komitmen untuk mobil-mobil listrik, seperti konsep Chevy Volt yang kami luncurkan di Detroit Januari lalu," ujar Wagoner.Dua kontrak yang diteken GM adalah dengan Compact Power Inc dan Continental Automotive Systems. Keduanya akan melakukan kerjasama dengan GM untuk desain dan uji baterai Lithium."Mengingat besarnya potensi Volt dan sistem E-flex yang membutuhkan BBM lebih sedikit dan juga impor yang lebih rendah serta mengurangi emisi gas karbon, maka kami merasa yakin hal ini akan menjadi prioritas program GM," tambah Wagoner. Chevy Volt merupakan mobil listrik yang dapat bergerak hingga 64 kilometer untuk sekali charge baterai. Sementara satu liter bensin untuk mesin tiga silinder dapat menggerakkan listrik untuk mengisi baterai, yang selanjutnya dapat digunakan untuk bergerak hingga 1.030 km.
(qom/ir)











































