Elpiji Belum akan Naik
Jumat, 08 Jun 2007 15:38 WIB
Jakarta - Pengguna elpiji boleh bernafas lega. Pertamina belum akan menaikkan harga jual elpiji tabung 12 kg walau menderita kerugian Rp 1,5 triliun dalam setengah tahun ini.Dirut Pertamina Ari Soemarno menyatakannya usai sholat Jumat di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (8/6/2007).Menurutnya, Pertamina belum bisa menaikkan harga jual elpiji karena pemegang saham yang mayoritas adalah pemerintah belum menyetujui kenaikan tersebut."Kalo mau naikkan (harga) harus diminta melaporkan ke pemegang saham. Kebijakan (untuk menaikkan harga) sementara ini belum ada," ujarnya.Pertamina sebelumnya berniat menaikkan harga jual elpiji untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Karena selama ini Pertamina masih menderita kerugian dari bisnis elpiji ini.Hingga pertengahan tahun 2007 ini, Pertamina sudah merugi Rp 1,5 triliun. Hampir sama dengan kerugian sepanjang tahun lalu yang sebesar Rp 2,9 triliun. Untuk tahun ini, kebutuhan elpiji untuk domestik diperkirakan 1,1 juta ton.Ari mengeluhkan, Pertamina berkeinginan mendapatkan keuntungan yang lebih layak salah satunya untuk mengembangkan bisnis dan merawat infrastruktur."Jadi pemegang saham juga harus mengerti bahwa kerugian bukan karena performa kita, tapi terjadi karena ada kebijakan bahwa harganya nggak boleh naik," keluhnya.
(lih/ir)











































