OP Digelar, Harga Minyak Goreng Malah Makin Melar

OP Digelar, Harga Minyak Goreng Malah Makin Melar

- detikFinance
Selasa, 12 Jun 2007 16:28 WIB
Sragen - Pemkab Sragen mengadakan operasi pasar (OP) minyak goreng untuk menekan harganya yang semakin membumbung. 19 ton minyak goreng telah dikucurkan dalam OP tersebut, namun harga di pasar semakin naik menembus Rp 10 ribu /kg.Selasa, (12/6/2007), Pemkab Sragen kembali melakukan OP di beberapa pasar tradisional di kabupaten tersebut. Kepala Dinas Perindustrian Pemkab Sragen, Joko Purwanto, mengatakan hingga hari ini minyak goreng yang dikeluarkan untuk OP telah mencapai 19 ton.Minyak tersebut tidak seluruhnya berasal dari Pronvonsi Jateng karena memang saat ini persediaan minyak goreng milik Pemprov sangat minim. Karenanya sebagian minyak itu diadakan sendiri oleh Pemkab secara swadaya.Dalam OP tersebut, setiap pembeli diberi jatah maksimal pembelian 5 kg dengan harga Rp 6.500/kg. Di beberapa tempat operasi itu lebih dipadati oleh para pedagang gorengan dan pengusaha home industry.Harga Tetap NaikOP berjalan namun harga tetap merangkak naik. "Di pasar harga telah naik lagi. Beberapa waktu lalu naik menjadi Rp 9 ribu/kg, sekarang sudah naik menjadi Rp 10 ribu/kg," ujar Sutarmi, seorang warga Kecamatan Gemolong, Sragen, yang ikut berebut membeli minyak goreng OP.Joko Purwanto juga menyadari bahwa OP yang dilakukannya tidak akan berlangsung lama dan akan kurang efektif menekan harga di pasaran kembali ke harga semula. Saat ini, kata dia, Pemprov tinggal memiliki 11 ton minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan berbagai kota dan kabupaten"Jika dalam sepekan ini Pemerintah Pusat tidak mampu mengendalikan harga minyak goreng, kami yang di daerah tidak akan mempunyai cara lagi untuk mengendalikan harga di pasaran karena stok untuk OP sudah habis," kata Joko. (mbr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads