Listrik Jawa-Bali 'Diancam' Tiga Buaya
Rabu, 13 Jun 2007 11:34 WIB
Jakarta - Tiga buaya liar berukuran 2-3 meter yang terlihat berkeliaran di area pembangkit PLTU Suralaya dikhawatirkan mengancam pasokan listrik, terutama di wilayah Jawa-Bali.Kekhawatiran itu disampaikan GM PLTU Suralaya Bambang Susanto kepada detikFinance, Rabu (13/6/2007).Ancaman paling besar terletak pada 7 pompa penyedot air payau yang berada di area water intake PLTU Suralaya yang posisinya berada di bibir pantai."Kita khawatir buaya-buaya itu menutup barrscreen pompa pendingin turbin. Kalau itu terjadi maka bisa mengganggu pasokan listrik di Jawa-Bali," tutur dia.Menurut Bambang, kapasitas terpasang PLTU Suralaya saat ini mencapai 3.400 MW.Namun Dirut PLN Eddie Widiono dan Direktur Pembangkitan PLN Ali Herman tidak mengkhawatirkan kehadiran buaya-buaya itu. Berita kedatangan buaya di PLTU Suralaya justru menjadi bahan candaan di PLN hari ini. Eddie bahkan berseloroh buaya itu perlu dilihat terlebih dahulu KTP-nya. "Ini bagaimana sih pagi-pagi sudah nanya buaya, bukannya yang lain. Makanya kalau ada buaya langsung ditanya KTP-nya, dari Jakarta atau dari Suralaya?" canda Eddie.Sementara Ali Herman mengatakan, berkeliarannya buaya-buaya liar di PLTU Suralaya justru bisa untuk pengamanan."Buaya itu biarin saja. Paling dipagarin saja. Saya sudah bilang jangan ditembak, jangan dibunuh," candanya.
(umi/qom)











































