Singapura Mendesak Pulang Pelajarnya di Luar Negeri
Minggu, 22 Jul 2007 15:55 WIB
Jakarta - Karena kekurangan tenaga kerja, Pemerintah Singapura mendesak warga negaranya yang belajar di luar negeri untuk kembali dan bekerja di Singapura.Menurut Menteri Tenaga Kerja Singapura Ng Eng Hen seperti dikutip kantor berita AFP kembalinya para pelajar Singapura dari luar negeri akan membantu mempertahankan ekonomi negara tersebut kedepannya.Menurutnya, para pelajar itu dibutuhkan untuk mengisi kekosongan di bursa kerja Singapura akibat munculnya banyak lapangan pekerjaan terkait pertumbuhan ekonomi Asia yang didorong Cina dan India.Saat ini ada sekitar 150 ribu warga Singapura yang hidup, bekerja dan belajar di luar negeri. Sekitar 40 persen diantaranya berusia berada pada usia produktif dan diincar perusahaan besar dunia karena latar belakang pendidikannya yang baik.Jumlah penduduk Singapura sendiri hanya 4,35 juta orang, termasuk diantaranya 850 ribu pekerja asing yang ditarik karena minimnya tenaga kerja.Desakan tersebut juga sebagai strategi untuk meningkatkan populasi penduduk Singapura yang kian surut dan mengkhawatirkan pemerintah.Pemerintah Singapura telah menyatakan kelangsungan Singapura sebagai negara akan terancam jika tidak ada tindakan yang diambil untuk meningkatkan angka kelahiran.
(ard/ard)











































