Sejumlah Kementerian menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sehubungan dengan adanya Aksi Unjuk Rasa lanjutan yang berlangsung hari ini, Jumat (29/8).
Berdasarkan informasi yang didapat detikcom, sudah ada dua Kementerian yang terkonfirmasi mempersilakan PNS-nya untuk WFH, yakni Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan saat ini pihaknya masih memantau perkembangan aksi unjuk rasa lanjutan dari sejumlah kelompok massa yang direncanakan berlangsung hari ini. Namun saat ini para pimpinan unit kerja Kemenko sudah dipersilakan kalo ada yang menerapkan WFH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah di kantor dan kami memonitor situasi dan perkembangan. Para pimpinan unit dipersilakan untuk membuat skala prioritas kegiatan berdasar kondisi di lapangan. Semoga semua lancar dan aman" Haryo kepada detikcom, Jumat (29/8/2025).
Begitu juga dengan Kemendag yang dikatakan sudah memberikan arahan untuk bisa bekerja dari mana saja alias WFA (work from anywhere). Sehingga para PNS dapat memilih untuk tetap bekerja di kantor atau bekerja dari rumah.
"Hari ini Kemendag WFA, bisa ke kantor, bisa kerja dari rumah," kata salah seorang PNS Kemendag kepada detikcom.
Namun berdasarkan pengamatan sumber PNS di Kemendag, jumlah pegawai yang datang untuk bekerja di kantor tergolong sepi. Ada kemungkinan lokasi kantor Kementerian yang berdekatan dengan titik demonstrasi membuat lebih banyak PNS yang memilih untuk WFH, meski hal ini tidak bisa dipastikan.
"Kalau pantauan mataku, kantor relatif sepi sih. Aku salah satu yang ke kantor sambil pantau-pantau perkembangan demo buat pertimbangan sebaiknya pulang jam berapa," terangnya.
"I can't speak for everyone sih, kebetulan posisi kantor kan dekat banget sama lokasi demo. Itu juga jadi pertimbangan kayaknya buat yang memilih kerja dari rumah atau tetap ke kantor,"
Simak juga Video: Said Iqbal soal Pegawai DPR WFH saat Demo Buruh: Tak Usah Paranoid