Stok Beras Bulog Aman Sampai 8 Bulan
Rabu, 22 Agu 2007 09:06 WIB
Jakarta - Stok persediaan beras Perum Bulog aman sampai jangka waktu delapan (8) bulan ke depan, bahkan untuk menghadapi Lebaran. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar ketika ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (21/8/2007) malam. "Stok beras posisi 16.00 WIB (21/8/2007), pengadaan sudah 1,593 juta ton dari kontrak impor 1,62 juta ton, sedangkan impor yang sudah masuk 775 ribu ton, kemudian raskin yang sudah tersalurkan sebanyak 1,16 juta ton, itu berarti sudah 62 persen, kemudian stok pangan hari ini 1,73 juta ton, jadi ketahanan stok delapan bulan bagus," urai Mustafa. Mustafa mengakui bahwa memang ada kenaikan harga beras yang terjadi, namun kenaikannya masih sedikit dan oleh karena itu Bulog belum akan melakukan operasi pasar untuk beras. Bulog juga telah melaporkan posisi stok beras kepada pemerintah. "Kondisi pengadaan dalam negeri saya laporkan bagus, sehingga impor yang kini berjalan dinilai wajar," jelasnya.Namun demikian, Bulog akan melihat lagi apakah pada September akan terjadi gejolak harga."Kalau tidak terjadi ya seperti biasa, tapi kalau terjadi gejolak harga mungkin ada tambahan treatment, apakah impor yang disesuaikan atau ada upaya lain, yang jelas sudah kami laporkan semua (ke pemerintah)," ujarnya.
(dnl/qom)











































