Batam Bintan Karimun Bidik Investasi US$ 15 Miliar

Batam Bintan Karimun Bidik Investasi US$ 15 Miliar

- detikFinance
Kamis, 23 Agu 2007 16:20 WIB
Jakarta - Investasi asing di Kawasan Ekonomi Khusus Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dalam 5 tahun ke depan ditargetkan mencapai US$ 15 miliar. Saat ini investasi di BBK sudah mencapai US$ 9 miliar pada semester I-2007.Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Riau Ismeth Abdullah usai Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (23/8/2007). "Target kita kalau sekarang kan total investasi di BBK itu sekitar US$ 9 miliar, itu bukan komitmen tapi sudah realisasi, nanti dalam 5 tahun ke depan kita usahakan bisa mencapai US$ 15 miliar," jelasnya.Ismeth mengatakan bahwa untuk di daerah Batam prioritas industrinya lebih luas karena kawasan Batam sudah dikhususkan oleh Undang-Undang. "Selain elektronik, galangan kapal, hotel, juga barang-barang pengolahan, industri kimia, farmasi, kalau galangan kapal Karimun dan industri perminyakan, sementara Bintan itu industri pariwisata, Bintan kan 50 persen pantainya bagus," tuturnya.Menurutnya untuk penerapan KEK di BBK ini, keluhan yang disampaikan kepada pemerintah adalah untuk dapat mempercepat supaya investor lebih banyak yang masuk. "Sekarang saja belum direalisir sudah ada 22 pabrik yang masuk, nilainya sekitar hampir US$ 2 miliar, 2 minggu lalu penandatanganannya disaksikan Wapres, semua asing, utamanya sektor shipyard, elektronik, pariwisata, jadi gairahnya besar sekali," tuturnya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads