Mimpi SBY Soal Indonesia 2050
Rabu, 29 Agu 2007 18:14 WIB
Jakarta - Indonesia akan menjadi negara mandiri yang tidak tergantung pada negara lain. Semua pembangunannya dilakukan tanpa bantuan dari negara lainnya.Tapi, itu semua adalah mimpi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang Indonesia 43 tahun mendatang alias 2050. Mimpi tersebut disampaikan Presiden SBY dalam acara Forum Strategis (FORSTRAT) BI di Gedung I, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (29/8/2007)."Indonesia pada tahun 2050, dream kita adalah develop country, Indonesia yang sejahtera, yang lebih prosper dari sekarang. Kita jadi bangsa besar, yang self generating, kita bisa membangun dengan sustainable tanpa tergantung dari negara lain," kata SBY menjelaskan mimpinya itu. Pada saat itu, SBY memperkirakan Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, kuat dan tidak mudah rontok bila menghadapi guncangan. "Tidak keliru kalau kita punya visi kedepan, karena kalau tidak punya visi itu berarti bangsa yang kering. Tanpa idealisme kita bisa berjalan tertatih-tatih, kalau ada masalah kita keliru mengatasi masalah itu," jelasnya. Namun untuk mencapai develop country itu, menurut SBY ada tantangannya, yakni soal perubahan iklim. Untuk itu, SBY minta perubahan iklim disikapi dengan serius."Oleh karena itu kita harus hadapi new chalenge dalam climate change tadi," tandas SBY menutup cerita impiannya.
(qom/ir)











































