Jika Pertamina Asal-asalan, Solo Boikot Program Konversi

Jika Pertamina Asal-asalan, Solo Boikot Program Konversi

- detikFinance
Kamis, 30 Agu 2007 14:47 WIB
Solo - Pemkot Solo akan menolak program konversi minyak tanah ke elpiji gas jika perencanaan yang dilakukan oleh Pertamina masih asal-asalan. Walikota Surakarta, Joko Widodo mengaku tidak menginginkan warga kerepotan dengan program tersebut jika nantinya justru menyusahkan."Pelaksanaan itu mudah, yang penting adalah perencanaannya lalu disusul sosialisasi. Jika perencanaannya asal-asalan saja maka akan lebih baik bagi saya untuk bilang tidak. Ini kan proyek besar, saya tidak mau melaksanakan kalau hanya asal-asalan saja," ujar Joko kepada wartawan di Solo, Kamis (30/8/2007).Solo bersedia melaksanakan program konversi asalkan Pertamina membuat perencanaan matang, detil, serta tahapan pelaksanaannya. Padahal Pertamina Depot Surakarta sebelumnya telah mengatakan akan melaksanakan konversi minyak tanah ke gas pada bulan Oktober mendatang.Diantaranya, Pertamina harus memberikan laporan kepadanya tentang jumlah kebutuhan bahan bakar warga Solo, titik pangkalan atau pengecer gas yang disiapkan di dalam kota."Tanpa itu semua saya tidak mau melaksanakan. Biar saja daerah lain bersedia melaksanakannya, tapi saya tetap tidak mau jika tanpa ada perencanaan yang matang. Berikan dulu kepada saya laporan secara detail, baru saya akan menanggapinya. Ini waktunya tinggal satu bulan dan juga masih butuh sosialisasi juga," lanjut Joko.Dia mengatakan saat ini sebagian besar warga kota Solo masih menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar utama untuk kebutuhan rumah tangga. Jika nantinya ada persoalan dalam pengadaannya gas setelah program konversi dilakukan maka hal tersebut justru akan merepotkan warga. (mbr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads