Harga Tepung Diprediksi Tembus Rp 6.000 per Kg
Jumat, 07 Sep 2007 17:16 WIB
Jakarta - Harga tepung terigu nasional diperkirakan menembus angka Rp 6.000 per kg bulan Oktober-November mendatang. Hal ini menyusul kemungkinan gagal panen gandum akibat kekeringan yang terjadi di negara penghasil gandum dunia yakni Australia, Kanada dan AS.Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia Franciscus Welirang dalam konferensi pers di Rumah Makan Sari Kuring, SCBD, Jakarta, Jumat (7/9/2007)."Diperkirakan bulan Oktober-November harga akan mencapai titik tertinggi US 434 per metrik ton dan titik terendah US$ 385 per metrik ton. Apabila itu terjadi, bulan Oktober-November harga tepung terigu dalam negeri akan menembus harga Rp 6.000 per kg" kata Franciscus.Franky menjelaskan, tahun lalu harga gandum dunia masih dikisaran US$ 250 per metrik ton, sehingga harga tepung dalam negeri berada dikisaran Rp 3200 sampai Rp 3500 per kg. Namun tahun ini harga gandum berkisar US$ 350 dolar per metrik ton yang berakibat pada naiknya harga tepung terigu nasional sebesar 49-66 persen di harga Rp 5200 sampai Rp 5800 per kg.Pertahunnya Indonesia mengimpor 4,4-4,6 juta ton gandum untuk diolah menjadi tepung terigu.
(ard/ir)











































