6 Bank Siap Danai Proyek Tangguh
Rabu, 12 Sep 2007 17:32 WIB
Jakarta - Sebanyak enam bank internasional terpilih menjadi calon kreditor dalam pencarian dana US$ 884 juta untuk proyek kilang Tangguh, Papua. Enam bank tersebut berasal dari Eropa, Cina, dan Jepang. Bunga yang didapat untuk proyek ini merupakan bunga terendah di dunia untuk sektor energi, yaitu LIBOR+0,335%.Menurut Deputi Finansial, Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Eddy Purwanto, enam bank tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan minggu lalu. Sayangnya, Eddy tidak bersedia mengungkapkan nama 6 bank yang akan mendanai proyek Tangguh itu."BP yang evaluasi, BP Migas yang supervisi," katanya pada wartawan di kantornya, Gedung Patra Jasa, Gatot Subroto, Rabu (12/9/2007).BP sebagai operator pengembangan gas di Tangguh, Papua membutuhkan pinjaman US$ 3,5 miliar untuk proyek kilang di sana.Pada Agustus 2006 sudah ditandatangani loan agreement sebesar US$ 2,6 miliar sebagai tahap pertama. Dan sekarang BP sedang mencari US$ 884 juta sisanya. Sebelumnya BP mengundang 24 bank asing dan lokal untuk memasukkan penawaran pinjaman. Namun hanya 16 bank internasional yang merespons atau memasukan penawaran. "Nampaknya bank-bank Indonesia belum kompetitif," katanya.Tawaran 16 bank tersebut mencapai US$ 4,3 miliar atau kelebihan penawaran sampai lima kali lipat.Bunga rata-rata yang ditawarkan bank-bank tersebut hanya LIBOR+0,335% dengan tenor 15 tahun. Bunga itu merupakan yang terendah di dunia untuk sektor ini. Di Qatar misalnya, bunga pinjaman di sana bisa mencapai 2,3% dan di Mesir mencapai 1,3%.Dari 16 bank itu, dievaluasi menjadi hanya 6 bank. Tawaran dari keenam bank itu mencapai US$ 1,6 miliar. "Tapi kita hanya akan cari US$ 884 juta saja," katanya.Rencananya, keputusan bank-bank mana saja yang menjadi kreditor akan ditandatangani Oktober 2007 nanti.Meskipun tidak ada bank lokal yang terpilih, namun bank lokal itu bisa ikut dalam sindikasi untuk secondary market dengan mekanisme business to business (b to b).Cicilan bunga pinjaman akan dibayarkan setelah Tangguh berproduksi, yaitu akhir 2008 atau awal 2009. Produksi gas lapangan Tangguh diperkirakan mencapai 7,6 juta ton per tahun.
(lih/qom)











































