Lifting Minyak 2008 Tidak Jadi Diturunkan
Kamis, 20 Sep 2007 15:52 WIB
Jakarta - Setelah lifting minyak mentah sempat diusulkan untuk turun menjadi 1 juta barel per hari (bph), pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati lifting minyak tetap 1,034 juta bph.Target lifting itu dinilai realistis karena sumur-sumur minyak baru mulai berproduksi pada triwulan IV-2008 seperti Exxon yang akan mulai beroperasi.Demikian seperti tercantum dalam bahan rapat panita anggaran DPR denganpemerintah, Rabu (19/9/2007).Pemerintah dalam hal ini BP Migas menyatakan bahwa berdasarkan penelitianpara ahli, lifting tersebut cukup realistis dan bahkan masih memiliki persediaan tambahan lifting, meskipun tetap memiliki risiko lifting minyak tidak tercapai, khususnya karena adanya gangguan alam.Oleh karena itu pemerintah harus menyiapkan contigency plan jika target itu tidak tercapai.Menkeu Sri Mulyani mengatakan dalam pelaksanaan APBN-P 2008 pemerintahmengharapkan bisa menyisihkan dana kontijensi yang cukup besar untuk mengantisipasi lifting tersebut tidak tercapai."Untuk asumsi lifting 1,034 juta barel per hari, sampai hari ini asumsi tersebut tetap digunakan meskipun demikian, dari pengalaman yang kita lihat terutama yang terakhir dalam APBN-P tahun 2007, lifting minyak yang berkurang 50.000 barel per hari memang akan langsung menurunkan target penerimaan migas dalam jumlah yang cukup besar," jelasnya.
(ddn/ir)











































