Prabowo di Hadapan Pengusaha AS: Kami Tak Pernah Gagal Bayar Utang!

Prabowo di Hadapan Pengusaha AS: Kami Tak Pernah Gagal Bayar Utang!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 19 Feb 2026 13:11 WIB
Prabowo di Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2/2026).
Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan, Indonesia tak pernah gagal bayar utang alias default. Hal ini disampaikan Prabowo di depan para pengusaha Amerika Serikat (AS) dalam Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

"Kami telah mengelola ekonomi kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar (default), sekalipun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami," tegas Prabowo dalam forum tersebut.

Dalam budayanya, Prabowo memaparkan setiap adanya pergantian kepemimpinan, pemerintah baru akan selalu ikut melanjutkan pembayaran utang rezim sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintahan-pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya, meskipun mereka mungkin merupakan lawan politik yang keras satu sama lain. Tradisi dalam masyarakat kami adalah menghormati kewajiban kami," sebut Prabowo.

ADVERTISEMENT

Bank Indonesia (BI) sendiri mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV-2025 mencapai US$ 431,7 miliar atau setara Rp 7.298 triliun (kurs Rp 16.906). Jumlah itu naik dibandingkan posisi pada triwulan III-2025 yang senilai US$ 427,6 miliar.

Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 29,9% pada triwulan IV 2025. Besaran itu didominasi ULN jangka panjang dengan pangsa 85,7% dari total ULN.

Lebih rinci dijelaskan, ULN pemerintah pada triwulan IV-2025 sebesar US$ 214,3 miliar atau naik dibandingkan posisi triwulan III-2025 yang senilai US$ 210,1 miliar. Kenaikan dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional.

Simak juga Video 'Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 736 T Sepanjang 2025':

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads