Direksi PLN akan Dirombak
Selasa, 02 Okt 2007 10:37 WIB
Jakarta - Pemerintah berniat untuk merombak direksi PLN. Namun perombakan itu akan dilakukan secara perlahan mengingat PLN kini sedang memiliki proyek besar pembangkit 10.000 MW.Hal tersebut diungkapkan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil disela-sela rapat di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2007)."Tapi pergantian ini sama sekali tidak berkaitan dengan dugaan kasus yang sedang terjadi pada direksi (PLN), dan pergantian direksi PLN akan dilakukan perlahan mengingat ada crash program penting yang mereka lakukan yaitu proyek listrik 10 ribu MW," ujarnya.Selain itu, kata Sofyan, pemerintah juga akan kembali menyelesaikan proses pergantian direksi dari sejumlah BUMN pada pekan ini. "Pergantian direksi Krakatau Steel, PT Pal, PT Bank Tabungan Negara dan Rajawali Nusantara Indonesia prosesnya dalam minggu ini selesai," jelasnya. Dikatakan Sofyan bahwa dalam melakukan pergantian direksi dan komisaris BUMN ternyata proses yang harus dilakukan tidak semudah yang dia pikirkan. "Awalnya saya pikir bisa cepat, ternyata tidak semudah itu karena banyaknya prosedur yang harus dilakukan seperti harus ada fit and proper test dan proses lain yang dijalani. Tapi dari rencana 68 direksi dan komisaris yang akan diganti, saya sudah melakukan pergantian sebanyak 46," tuturnya.
(dnl/qom)











































