Prabowo Minta BUMN Genjot Keuntungan

Prabowo Minta BUMN Genjot Keuntungan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2026 21:02 WIB
Prabowo Subianto (Dok.Tangkapan Layar YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto (Dok.Tangkapan Layar YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan BUMN harus bisa memberikan keuntungan besar ke negara. Sejauh ini targetnya BPI Danantara sebagai pengelola BUMN diminta memberikan keuntungan atau return on asset 5% bila dirupiahkan jumlahnya sekitar Rp 800 triliun ke negara.

Nah Prabowo ingin agar return on asset BUMN bisa ditingkatkan sampai 10%, atau dua kali lipat dari target yang sudah ada. Malah menurutnya sebuah perusahaan bagus bisa menyumbangkan return on asset hingga 12-15%.

"Saudara-saudara, perusahaan yang baik return on asset harusnya minimal 10%. Kalau yang bagus 12%, yang hebat 15%. Kita harus memiliki target yang bagus yaitu 10%. Tapi kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai," sebut Prabowo dalam Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia, di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo juga senang mendapat laporan return on asset seluruh BUMN telah naik 300% di tahun 2025 atau setahun setelah BUMN dikelola Danantara.

Hanya saja Prbowo meminta semua pihak tidak berpuas diri. Target return on asset 5% harus tetap bisa dicapai, kalau perlu sampai 10% agar sumbangan BUMN makin optimal buat negara.

ADVERTISEMENT

"Di tahun pertama ini walaupun saya ucapkan terima kasih, saya ucapkan selamat atas prestasi Saudara-saudara, tapi saya ingatkan sasaran masih cukup jauh. Saudara harus bisa memberi return 5% minimal kembali ke negara, US$ 50 miliar minimal, kalau bisa 10%," tegas Prabowo.

(hal/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads