PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp 10.000 selama periode libur panjang pada 18-24 Maret 2026. Pada momentum tersebut, sebanyak 270 perjalanan LRT Jabodebek dijalankan setiap hari guna memastikan layanan transportasi publik tetap tersedia bagi masyarakat.
Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyampaikan kebijakan ini dihadirkan untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek selama masa libur nasional, ketika aktivitas perjalanan masyarakat umumnya meningkat untuk berbagai keperluan, seperti bersilaturahmi maupun rekreasi bersama keluarga.
"Melalui kebijakan tarif ini, KAI mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien selama periode libur panjang, baik untuk bersilaturahmi, rekreasi, maupun aktivitas lainnya," ujarnya dalam keterangan, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan seluruh layanan LRT Jabodebek tetap beroperasi secara optimal selama periode libur panjang guna memberikan alternatif transportasi publik yang andal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Sebagai informasi, tarif maksimal LRT Jabodebek saat ini diberlakukan berdasarkan waktu perjalanan. Tarif batas tertinggi Rp 20.000 pada jam sibuk hari kerja (06.00-08.59 WIB & 16.00-19.59 WIB) dan maksimal Rp 10.000 untuk jam non-sibuk, akhir pekan, serta libur nasional.
"LRT Jabodebek hadir untuk memberikan kepastian perjalanan bagi masyarakat, khususnya pada periode libur panjang ketika mobilitas masyarakat meningkat," tambah Radhitya.
Seperti diketahui, LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat karena terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Dengan konektivitas antarmoda yang terintegrasi, LRT Jabodebek memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan melalui KA Bandara, KRL Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, Transjakarta, hingga akses menuju Terminal Kampung Rambutan.
Selain itu, LRT Jabodebek juga memberikan kemudahan akses menuju sejumlah pusat aktivitas dan destinasi populer, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), mal, serta berbagai kawasan perbelanjaan dan pusat kegiatan masyarakat di wilayah Jabodebek.
(acd/acd)









































