Total Temukan 2 Sumur Gas di Kalimantan Timur
Rabu, 10 Okt 2007 18:20 WIB
Jakarta - Total menemukan dua sumur gas tambahan di sebelah selatan lepas pantai Blok Mahakam atau sekitar 45 km dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Dengan penemuan ini, maka Total bisa meningkatkan cadangan gasnya di blok tersebut. Menurut Manajer Komunikasi Perusahaan Total EP Indonesie, Ananda Idris, penemuan gas itu masuk dalam areal pengembangan Lapangan Stupa. "Rencana pengembangan Lapangan Stupa telah diajukan bulan Juli 2007 yang lalu ke pihak berwenang di Indonesia," katanya dalam siaran pers, Rabu (10/10/2007). Kedua sumur itu kemudian dinamakan East Mandu-1 dan West Stupa-1 dan keduanya dibor dalam kedalaman air sekitar 60 meter. Gas di sumur East Mandu-1 dan West Stupa-1 yang ditemukan di lapisan sedimen masing masing dengan ketebalan 164 dan 72 meter. Rencananya kedua sumur tersebut akan dikembangkan sesuai rencana pengembangan Lapangan Stupa yang akan divalidasi dalam beberapa bulan-bulan mendatang. Sehingga bisa memenuhi target untuk mulai berproduksi tahun 2012. Pengeboran sumur East Mandu-1 dinilai agak sensitif. Hal ini terkait tingkat kesulitan yang dihadapi untuk mengawasi tekanan dan cairan sumur tersebut. Pekerjaan pengeboran itu dilaksanakan PT Apexindo Pramata Duta Tbk, yang jugasedang mengoperasikan lima rig Total di Indonesia. Sebelumnya Blok Mahakam telah memproduksi gas sebesar 2,6 miliar juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Gas yang bersumber dari Lapangan Tambora, Tunu, dan Peciko itu merupakan 80 persen dari total gas yang dialirkan ke Kilang LNG Bontang, Kaltim. Total telah berkomitmen mempertahankan tingkat produksi gas tersebut sampai awal dasawarsa mendatang. Blok Mahakam juga memproduksi minyak mentah dan kondensat sebesar rata-rata 90.000 barel per hari pada semester pertama tahun 2007.
(lih/ir)











































