Indomine Australia Sanggupi Sistem Pajak Prevailing

Indomine Australia Sanggupi Sistem Pajak Prevailing

- detikFinance
Kamis, 11 Okt 2007 12:47 WIB
Jakarta - Perusahaan tambang asal Australia Indomine, siap teken kontrak sebagai kontrak karya generasi ketujuh plus. Indomine juga menyanggupi menggunakan sistem pajak prevailing (perpajakan menyesuaikan perubahan peraturan).Direktur Pembinaan Usaha Minerba Departemen ESDN, MS Marpaung menjelaskannya disela-sela jumpa pers di gedung departemen ESDM, Jakarta, Kamis (11/0/007). Menurutnya, pemerintah dan Indomine telah menyepakati term and condition yang akan diberlakukan dalam kontrak. Termasuk soal pajak, Indomine menyanggupi menggunakan sistem pajak prevailing (perpajakan menyesuaikan perubahan peraturan). Sehingga sistem pajaknya akan berubah seiring sistem pajak Indonesia. Kesanggupan Indomine akan sistem pajak prevailing ini menjadi pembanding pemerintah untuk mendesak Rio Tinto, perusahaan tambang yang juga dari Australia, untuk menggunakan sistem pajak prevailing. Marpaung menambahkan, pemerintah dan Indomine bahkan telah menandatangani kesepakatan awal itu pada 27 September lalu. "Dengan Indomine kita sudah sepakat semuanya. Tanggal 27 kemarin kita sudah pra teken," katanya. Diharapkan kontrak sebenarnya bisa ditandatangani sebelum RUU Minerba yang baru disahkan. Indomine berencana menambang iron ore (bijih besi) di Kulonprogo, Jawa Tengah. Dengan investasi sekitar US$ 150 juta, rencananya dari operasi ini akan dihasilkan bahan baku baja. Produksi bahan baku baja ini nantinya akan dipasok untuk kebutuhan dalam negeri seperti pabrik Krakatau Steel. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads