Sejumlah Menteri telah menyepakati kebijakan Work From Home (WFH) sehari dalam sepekan. Dalam hal ini, kebijakan yang dimaksud bertujuan untuk menekan pengeluaran APBN di kantong subsidi BBM di Indonesia. Seperti diketahui, hal ini merupakan reaksi pemerintah atas dampak eskalasi konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi gejolak ekonomi dunia khususnya distribusi minyak mentah.
Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari diskusi oleh sejumlah kementerian yang digawangi oleh Menko PMK Pratikno, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Ikut dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyebutkan jika aturan ini akan segera dilaksanakan jika sudah mengantongi izin dari Presiden Prabowo.
Merangkum detikcom, aturan WFH sehari sepekan ini akan bersifat sebagai anjuran terhadap sektor swasta namun wajib bagi kelompok ASN. Terkait hal ini, Tito menegaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah tak ada masalah dengan wacana kebijakan ini. Dirinya bercermin dari skema sejenis yang telah pernah dilakukan saat masa COVID.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak masalah kalau saya. Saya yakin nggak akan masalah, karena ini bukan pengalaman pertama ini. Ini pada waktu jaman COVID itu kan WFH bahkan sempat hanya WFO-nya hanya 25%. Kemendagri itu 25%, WFO jalan juga. Jadi, bukan sesuatu yang baru, kita punya pengalaman," katanya.
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sempat menyebut jika kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian. Lalu sejauh mana WFH dapat menekan pengeluaran APBN? Apa mitigasi yang harus disiapkan untuk menghadapi dampaknya? Simak diskusinya dalam Editorial Review bersama Redaktur Pelaksana detikFinance.
Menuju Jawa Timur, detikSore akan mengulas lebih dalam isu efisiensi dari tataran daerah. Merangkum detikJatim, Gubernur Khofifah Indar Parawansa segera memberlakukan kebijakan WFH bagi para ASN di lingkungan Pemerintah provinsi.
Sebelumnya, Khofifah telah memilih hari yang akan digunakan sebagai hari bekerja dari rumah. Seperti dikutip dari detikJatim, hari yang dipilih adalah rabu. Hal ini mempertimbangkan sisi efektivitas layanan publik. Bagaimana implementasinya nanti? Simak laporan Redaktur detikJatim selengkapnya.
Jelang petang nanti, detikSore akan mengulas soal ditariknya aturan pembelajaran dari rumah bagi siswa sekolah. Pembatalan ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.
Dia menegaskan jika keputusan ini merupakan hasil koordinasi bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dan Menteri Agama (Menag). Keputusan agar pembelajaran tatap muka tetap dilakukan di tengah tekanan situasi global tersebut dilatarbelakangi oleh optimalisasi pendidikan dan mengurangi risiko learning loss.
Ada apa di balik perubahan kebijakan ini? Simak diskusinya bersama Redaktur detikEdu selengkapnya.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"











































