Harga Minyak Bertahan di US$ 87

Harga Minyak Bertahan di US$ 87

- detikFinance
Kamis, 18 Okt 2007 10:29 WIB
Singapura - Harga minyak mentah dunia sedikit surut, namun masih bertahan di level US$ 87 per barel. Kenaikan cadangan minyak di AS mampu meredam kekhawatiran soal memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah.Pada perdagangan Kamis (18/10/2007) di Singapura, kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman November turun tipis 12 sen menjadi US$ 87,28 per barel.Pada perdagangan kemarin di New York, harga minyak mulai surut ke level US$ 87,40 per barel, setelah sempat melonjak hingga US$ 89 per barel. Lonjakan harga minyak terjadi setelah parlemeh Turki akhirnya membolehkan militer melakukan serangan terhadap pemberontak Kurdi di wilayah utara Irak.Memanasnya situasi di perbatasan Turki-Irak itu telah membuat harga minyak melonjak hingga US$ 4 selama pekan ini.Untuk minyak jenis Brent turun 26 sen menjadi US$ 82,87 per barel. Harga minyak jenis ini sempat melonjak hingga US$ 84,49 per barel.Namun harga minyak sedikit surut setelah Departemen Energi AS mengeluarkan data cadangan minyak AS yang melonjak 1,8 juta barel pada pekan yang berakhir pada 12 Oktober. Kenaikan itu melebihi ekspektasi analis sebesar 1,05 juta barel. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads