Minyak Dunia Naik, Permintaan CPO untuk Biodisel Melonjak

Minyak Dunia Naik, Permintaan CPO untuk Biodisel Melonjak

- detikFinance
Minggu, 21 Okt 2007 15:30 WIB
Jakarta - Kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US $90 perbarel, diprediksi akan terus mengerek kenaikan harga biodiesel menuju ke ke US$ 780 hingga US$ 800 per ton. Dengan demikian hingga akhir tahun kebutuhan terhadap Crude Palm Oil (CPO) untuk biodiesel di tahun ini pun akan melonjak hingga 500 ribu ton.Demikian dikatakan Ketua harian Gabungan Pengusaha Kelapa sawit Indonesia (Gapki) Derom Bangun dalam perbincangan dengan detikFinance, Jakarta, Minggu (21/10/2007)."Tahun lalu CPO dijadikan biodiesel hanya 180 ribu ton untuk tiga pabrik biodiesel besar. Tahun ini apabila harga minyak terus melambung, bisa naik jadi 500 ribu ton," ungkap Derom.Derom menjelaskan, saat ini harga biodiesel dunia sebesar US$ 760 per ton. Apabila harga minyak bertahan di atas US$ 88 per ton maka harga biodiesel yang saat ini US$ 760 akan naik menuju tingkat keekonomian sehingga menjadi insentif produsen biodiesel untuk memproduksi lebih banyak."Harga CPO dunia kini mencapai rekor tertinggi US$ 813 per ton, namun yang menentukan apakah CPO tersebut diekspor atau untuk lokal itu tergantung pedagang, karena kita menjualnya ke pedagang," ujarnya.Gapki memprediksi produksi CPO tahun ini akan sebesar 17 juta ton, yang diekspor dalam bentuk CPO sebesar 12,7 juta ton, dan untuk dipasok ke dalam negeri 4,3 juta ton. Apabila kebutuhan CPO untuk biodiesel melonjak sebesar 500 ribu ton, ekspor tahun ini akan berkurang menjadi 12,2 juta ton. (arn/nvt)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads