×
Ad

Sultan Merapat! Ada Tempat Gadai Barang Mewah

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2026 11:04 WIB
Tempat Gadai Barang Mewah/Foto: Dok. Lesca Gadai
Jakarta -

Di tengah meningkatnya populasi High Net Worth Individuals (HNWI) atau nasabah premium di Indonesia, kebutuhan akan layanan likuiditas yang cepat, aman, dan rahasia menjadi sangat krusial. Kini industri pegadaian barang mewah dalam negeri memasuki fase transformasi fundamental yang mengedepankan profesionalisme tingkat tinggi dan integritas keamanan data.

PT Lesca Gadai Premier, sebagai pionir dan pemimpin pasar dalam sektor gadai luxury goods, telah mengantongi dua sertifikasi internasional bergengsi secara simultan yakni ISO 9001 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, menjelaskan bahwa implementasi ISO 9001 bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan nilai bagi setiap transaksi.

"Kami ingin menghapus stigma 'tawar-menawar' yang subjektif dalam dunia gadai. Melalui sertifikasi mutu ini, setiap barang yang masuk ke Lesca Gadai Premier dinilai menggunakan metodologi ilmiah dan data pasar real-time," ujar Bastian dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Bastian menerangkan pihaknya memposisikan diri sebagai lembaga keuangan hibrida yang mengawinkan eksklusivitas private banking dengan fleksibilitas jasa gadai modern.

Sertifikasi ISO 9001 menjamin bahwa seluruh alur kerja-mulai dari penerimaan nasabah, proses taksiran aset, hingga manajemen penyimpanan-berjalan di atas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dan konsisten. Dalam industri barang mewah, ia menerangkan ketepatan penilaian adalah segalanya. Kesalahan kecil dalam mengidentifikasi keaslian jam tangan langka atau tas desainer dapat berakibat fatal bagi reputasi dan finansial perusahaan maupun nasabah.

"Kami menggunakan instrumen teknologi terbaru dan tenaga ahli yang memiliki sertifikasi internasional untuk menjamin bahwa taksiran kami adalah yang paling kompetitif dan adil di pasar," tambah Bastian.

Ia menjelaskan SOP yang tersertifikasi ini mencakup pemeriksaan berlapis, termasuk verifikasi nomor seri dengan database global manufaktur, pengecekan kondisi fisik menggunakan mikroskop digital, hingga validasi dokumen pelengkap. Hal ini memastikan bahwa nasabah menerima nilai pencairan yang maksimal sesuai dengan harga pasar aset mereka.

Menurut ia, sertifikat ISO 27001 menempatkan Lesca Gadai Premier di jajaran elite lembaga keuangan non-bank yang memiliki standar keamanan siber setara perbankan internasional. Bagi nasabah premium, privasi sering kali bernilai lebih tinggi daripada nominal transaksi itu sendiri. Mereka membutuhkan jaminan bahwa informasi mengenai aset berharga, jumlah pencairan dana, serta identitas pribadi mereka tidak akan bocor ke publik atau pihak yang tidak berwenang.

"Di era digital di mana kebocoran data menjadi ancaman nyata, ISO 27001 adalah janji kami kepada nasabah bahwa privasi mereka adalah prioritas absolut. Kami menerapkan sistem enkripsi data tingkat tinggi dan manajemen risiko informasi yang diaudit secara berkala. Nasabah kami, yang sebagian besar adalah tokoh masyarakat, kolektor, dan pengusaha besar, dapat bertransaksi dengan tenang tanpa khawatir profil keamanan mereka terancam," jelas Bastian.

Implementasi ISO 27001 mencakup kontrol akses fisik ke ruang penyimpanan data, proteksi terhadap serangan siber, hingga pelatihan berkala bagi staf mengenai integritas informasi. Ini memberikan lapisan perlindungan ekstra yang jarang ditemukan di perusahaan gadai swasta konvensional.

Selain keamanan data, pihaknya juga memperkuat infrastruktur preservasi aset fisik. Barang-barang mewah yang diagunkan tidak sekadar disimpan di gudang, melainkan ditempatkan dalam fasilitas brankas khusus (safe deposit box) yang dilengkapi dengan pengatur suhu dan tingkat kelembapan yang dikontrol secara otomatis. Hal ini sangat penting bagi tas kulit eksotis atau jam tangan mekanik yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan.

"Kami menyadari bahwa bagi kolektor, barang-barang ini adalah investasi. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk menjaga kondisi barang tetap prima. Saat barang dikembalikan kepada nasabah setelah pelunasan, kondisinya harus persis sama atau bahkan lebih bersih berkat layanan perawatan ringan yang kami berikan selama masa penyimpanan," imbuh Bastian.

Sementara itu, Ekonom Senior Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, melihat langkah Lesca Gadai Premier sebagai bagian dari tren global Luxury Asset-Backed Lending. Menurut Piter, sertifikasi ini adalah strategi cerdas untuk membangun trust di segmen yang sangat eksklusif.

"Bagi nasabah kaya, menggadaikan barang mewah bukan lagi tanda kesulitan keuangan, melainkan langkah optimasi portofolio. Sertifikasi ini secara otomatis meningkatkan barrier of entry dan memaksa industri gadai swasta lainnya untuk meningkatkan standar mereka jika ingin tetap relevan di mata nasabah premium," ujar Piter.

Tonton juga video "Gadai dan Titip Emas Mudah Dengan Layanan Emas dari Rumah"




(rea/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork