PLN Jamin Tak Ada Kenaikan TDL, Jika Subsidi Dipenuhi
Sabtu, 27 Okt 2007 15:01 WIB
Jakarta -
Harga minyak dunia yang tembus US$ 92 per barel bikin biaya bahan bakar Perusahaan Listrik Negara (PLN) ikut membengkak.Namun PLN menjamin tidak ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) selama pemerintah menyediakan subsidi yang dibutuhkan."Kalau misalnya BBM naik terus selama pemerintah menyediakan subsidi yang dibutuhkan maka tidak ada alasan untuk PLN 'mengintervensi' keputusan pemerintah soal tarif," kata Dirut PLN, Eddie Widiono.Hal itu diungkapkan Eddie, disela-sela acara peringatan Hari Listrik Nasional ke-62 yang berlangsung di kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (27/10/2007).Eddie menjelaskan, masalah tarif listrik adalah keputusan pemerintah. PLN tidak punya kewenagan untuk memutuskannya.Diakui Eddie, biaya produksi PLN tidak bisa ditutupi oleh pendapatan dari tarif sejak tahun 2005 ketika saat itu harga BBM naik.Maka itu PLN sangat berharap subsidi dari pemerintah berjalan lancar mengingat ketatnya kondisi keuangan perseroan dengan kenaikan harga minyak dunia. PLN memakai BBM industri yang harganya tiap bulan selalu berubah mengikuti harga minyak dunia."Kenyataannya kita akan menghadapi kondisi cash tunai menjadi ketat dan harus menyikapinya dengan berbagai upaya untuk memperlonggar ini. Tentu banyak alternatif yang masih kami godok dan nanti akan kami sampaikan," jelas Eddie.
(ir/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































