Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu!

Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu!

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 22 Apr 2026 15:18 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga akhir 2026 guna menjaga stabilitas ekonomi
Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu! Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberhentikan dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Mereka yang dicopot dari jabatannya yakni Dirjen Anggaran Luky Alfirman, serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.

Purbaya mengatakan keputusan tersebut sudah berjalan mulai Selasa (21/4). Operasional kedua direktorat jenderal tersebut sementara dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh).

"(Dirjen Anggaran serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal diganti?) Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif," kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait nasib karier Febrio dan Luky ke depan, Purbaya belum merinci jabatan baru yang akan ditempati kedua pejabat senior Kemenkeu tersebut. Dia bilang masih melakukan pengkajian untuk menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi keduanya.

"Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka," tutur Purbaya.

ADVERTISEMENT

Selain dua posisi tersebut, kekosongan jabatan eselon I Kemenkeu juga terdapat pada kursi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Masyita Crystallin. Kandidat terbaik sedang diseleksi untuk mengisi tiga jabatan strategis tersebut.

Nama-nama kandidat terpilih nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan persetujuan. Purbaya menargetkan proses transisi kepemimpinan itu dapat rampung pada bulan depan.

"Nanti sekalian diajukan ke presiden, jadi sekaligus. Mungkin awal Mei atau pertengahan Mei," terangnya.

Simak juga Video 'Purbaya: RI Hampir Pasti Lepas dari Kutukan Pertumbuhan Ekonomi 5%':

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads