Purbaya Blak-blakan! Copot 2 Dirjen Kemenkeu karena Masalah Internal

Purbaya Blak-blakan! Copot 2 Dirjen Kemenkeu karena Masalah Internal

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2026 16:35 WIB
Menkeu Purbaya
Menkeu Purbaya Bicara Pencopotan 2 Dirjen / Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan mencopot Dirjen Anggaran Luky Alfirman, serta Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu. Alasannya disebut hanya proses rotasi biasa.

"Rotasi eselon I, itu hanya proses biasa. Biasa kita berapa tahun puter, berapa tahun puter, jadi nggak ada yang istimewa di situ," kata Purbaya dalam media briefing di Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK), Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Saat ditanya apakah pencopotan dua dirjen tersebut terkait sindirannya dalam beberapa hari terakhir, ia tidak menampik. Sebelumnya Purbaya menyinggung ada pegawai yang mengaku siap menjalankan arahan, tetapi pekerjaan tidak kunjung dilakukan hingga berbulan-bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya dan tidak. Iya ada sedikit, tetapi nggak itu saja," ucap Purbaya.

ADVERTISEMENT

Purbaya juga menyinggung 'noise' yang selalu beredar ke luar yang asalnya dari internal Kemenkeu, seperti APBN yang akan habis dalam dua minggu jika harga BBM tidak naik. Ia juga mendengar isu bahwa Menteri Keuangan bisa mengacaukan investor.

"Ada informasi yang keluar bahwa Menteri Keuangannya tertutup, nggak bisa bahas Inggris kali dan kalau bisa jangan dibawa ketemu investor karena dia akan mengacaukan. Itu dari internal, jadi kita rapikan itu sedikit," ungkap Purbaya.

Purbaya memastikan akan membersihkan gangguan-gangguan tersebut. Ia sendiri telah menunjuk pejabat sementara alias Pelaksana Harian (Plh) menyusul dicopotnya dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut.

Adapun sebagai Plh Dirjen Anggaran yakni Sudarto, yang menjabat Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara. Kemudian sebagai Plh Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal yakni Ferry Ardianto, yang sehari-hari menjabat Direktur Strategi Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi.

"Itu orang-orang kuat di Departemen Keuangan," ucap Purbaya.

(aid/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads