Di Hambalang, Prabowo Kasih Arahan Khusus Soal Hilirisasi ke Rosan

Di Hambalang, Prabowo Kasih Arahan Khusus Soal Hilirisasi ke Rosan

Heri Purnomo - detikFinance
Jumat, 24 Apr 2026 17:21 WIB
Presiden Prabowo memanggil Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani. (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo melakukan pertemuan empat mata dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani. (Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menghadap Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini.

Dalam pertemuan itu, pria yang juga merupakan CEO BPI Danantara itu mendapatkan arahan dari Prabowo soal percepatan hilirisasi dan penguatan pada sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan Danantara.

"Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang," ujar Rosan dikutip dari unggahan di Instagram resmi @roslanroeslani, Jumat (24/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosan mengatakan program hilirisasi yang tengah dijalankan akan meningkatkan investasi di Indonesia. Dia pun mengklaim bahwa investasi yang masuk semakin memiliki nilai tambah. Mulai dari terbukanya lapangan kerja yang lebih luas hingga menjadikan industri di Indonesia bergerak maju.

ADVERTISEMENT

"Investasi di Indonesia insyaallah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif," kata Rosan.

Ini merupakan kali kedua Rosan menghadap Prabowo dalam sepekan. Sebelumnya, pada Selasa 21 April 2026 yang lalu, Rosan juga menghadap Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Kala itu dia melaporkan realisasi investasi kepada Prabowo.

Menurut Rosan di kuartal I 2026 alias investasi selama 3 bulan pertama mencapai Rp 498,79 triliun. Angka ini sudah melebihi target di kuartal I yang mencapai Rp 497 triliun. Capaian ini juga jauh lebih besar daripada 7,22% daripada waktu yang sama pada tahun sebelumnya.

(hrp/hal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads