Harga Minyak Tembus US$ 95
Kamis, 01 Nov 2007 08:56 WIB
Singapura - Harga minyak US$ 100 per barel semakin mendekati kenyataan. Harga minyak pada hari ini sudah menembus level US$ 95 per barel, setelah kemarin sempat surut di bawah level US$ 90 per barel.Pada perdagangan Kamis (1/11/2007) di Singapura, kontrak utama minyak jenis light sweet sudah menebus US$ 95,35 per barel.Sedangkan pada perdagangan Rabu (31/10/2007), kontrak utama New York untuk minyak jenis light sweet pengiriman Desember melonjak hingga 4,15 dolar ke level US$ 94,53 per barel. Demikian pula dengan harga minyak jenis Brent ikut melonjak hingga 3,19 per barel ke level US$ 90,63 per barel. Keputusan itu langsung membuat dolar AS anjlok ke posisi terendahnya kembali. Harga minyak melonjak setelah The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga 25 basis poin menjadi 4,5%. Harga juga tertekan oleh kabar yang mengejutkan tentang anjloknya cadangan minyak mentah AS. Departemen Energi AS dalam laporan mingguannya seperti dikutip dari AFP mengumumkan penurunan cadangan minyak mentah AS hingga 3,9 juta menjadi 312,7 juta. Pengumuman itu langsung membuat pasar shock karena dalam proyeksi diperkirakan ada kenaikan cadangan hingga 400 ribu barel di AS."Pasar secara jelas bereaksi pada penurunan yang melebihi ekspektasi dari cadangan minyak mentah AS itu," ujar analis dari Citigroup, Tim Evans.
(qom/qom)











































