Mentan Tegaskan MBG Tak Ada Kaitan dengan Pemilu 2029

Mentan Tegaskan MBG Tak Ada Kaitan dengan Pemilu 2029

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 06 Mei 2026 13:22 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memiliki kepentingan politik menjelang Pemilu 2029. Ia menyebut program tersebut murni ditujukan untuk meningkatkan kualitas generasi muda.

Ia menegaskan penerima manfaat program ini, seperti anak sekolah dan bahkan anak dalam kandungan, tidak memiliki kaitan dengan hak pilih. MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menyasar 82 juta penerima manfaat dari kalangan siswa, ibu hamil, hingga ibu menyusui.

"Kalau mau segi politik Bapak Presiden ini tidak ada segi politis. Anak SD, anak dalam kandungan yang kita beri. Pemilu 2029 tidak ada hubungannya, benar tidak? Tidak bisa memilih kan di 2029. Artinya ingin betul-betul untuk rakyat Indonesia mempersiapkan generasi muda yang lebih tangguh, lebih cerdas," ujar Amran di kediaman pribadinya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Amran menyebut program ini akan berdampak pada peningkatan gizi anak-anak Indonesia. Ia menilai generasi ke depan akan tumbuh lebih sehat dan cerdas melalui intervensi tersebut.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, perputaran ekonomi desa juga disebut akan meningkat karena adanya permintaan dari program MBG. Hal ini dinilai akan langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.

"Berikutnya Itu akan anak-anak kita cerdas, nanti ke depan dia penuh dengan gizi. Kemudian berikutnya ekonomi berputar di desa, itu pasar ini hidup dan langsung yang merasakan rakyat," tutur Amran.

Menurut Amran, MBG tidak bisa dilihat sebagai program berdiri sendiri. Ia menjelaskan MBG melibatkan sekitar 165 juta petani di Indonesia. Program ini juga diyakini berkontribusi pada peningkatan kinerja sektor peternakan dan pertanian.

"MBG jangan lihat berdiri sendiri. Ini kata kunci ya MBG berdiri menjadi off-taker 165 juta petani. Saya ulangi, MBG berdiri Itu menjadi off-taker petani 165 juta petani Indonesia" tutup Amran.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads