Nelayan Sambut Positif Arahan Prabowo soal Pabrik Es hingga Cold Storage

Nelayan Sambut Positif Arahan Prabowo soal Pabrik Es hingga Cold Storage

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2026 16:01 WIB
Presiden Prabowo menyampaikan pidato kerangka ekonomi makro (KEM) dan kebijakan fiskal pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN tahun anggaran 2027 saat sidang paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Foto: Agung Pambudhy/detikFoto
Jakarta -

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyambut positif pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan sektor perikanan nasional, termasuk rencana pembangunan pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan, hingga fasilitas docking kapal.

Sekretaris Jenderal HNSI Lydia Assegaf mengatakan fasilitas tersebut merupakan kebutuhan dasar yang selama ini memang dibutuhkan nelayan di lapangan.

"Pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan hingga tempat docking kapal merupakan kebutuhan penting yang sangat dirasakan nelayan selama ini," ujar Lydia Assegaf dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Prabowo menegaskan pemerintah akan memperkuat infrastruktur pendukung sektor kelautan dan perikanan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing nelayan.

Nelayan juga mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih yang saat ini masih dalam tahap pembangunan di sejumlah daerah. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT

"Kami mewakili nelayan seluruh Indonesia mengapresiasi komitmen dan keseriusan Presiden Prabowo dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia. Pembangunan pabrik es, cold storage, unit pengolahan ikan hingga tempat docking kapal merupakan kebutuhan penting yang sangat dirasakan nelayan selama ini," kata Lydia.

"Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan," tambahnya.

Nelayan berharap program yang disampaikan pemerintah dapat segera direalisasikan dan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan, sehingga berdampak langsung pada pendapatan dan aktivitas nelayan di daerah.

(igo/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads