Bulog Bikin Jalur 'Busway'
Kamis, 08 Nov 2007 13:57 WIB
Jakarta - Tak mau kalah dengan Pemprov DKI, Perum Bulog pun akan membuat jalur 'busway'. Dengan jalur 'busway' ini, Bulog diharapkan makin efisien. Tapi jalur busway ini bukanlah jalur bus transJakarta yang kini sedang ramai diperbincangkan warga Jakarta. Jalur 'busway' ini adalah sistem baru penyetoran gabah dari petani. Diharapkan cara ini bisa menjadi jalur 'busway' yang meningkatkan efisiensi penyimpanan beras Bulog. "Kita membuat jalur 'busway', jalur khusus. Jadi penyimpanan, penggilingan menjadi satu line," kata Direktur Pelayanan Publik Bulog Abdul Waries Patiwiri disela-sela jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (8/11/2007). Selama ini petani menyetor gabah ke Bulog dan disimpan di gudang Bulog. Pada saat akan dipakai, dikirim keluar gudang untuk digiling di pihak swasta. Selesai digiling, dibawa lagi ke Bulog. "Jadinya kan bolak balik. Kita usulkan efisiensi," kata Dirut Bulog Mustafa Abu Bakar. Cara barunya, gabah dari petani disimpan di gudang swasta. Jika Bulog akan memakai, tinggal meminta gabah tersebut digiling di pihak swasta tersebut. Baru masuk ke Bulog. "Jadi menghemat penyimpanan kita. Memang nanti ada sewa tempatnya," kata Waries. Rencana ini akan mulai diterapkan pada masa panen 2007, sekitar bulan Maret.
(lih/qom)











































