DJP Sederhanakan Tampilan Coretax

DJP Sederhanakan Tampilan Coretax

Retno Ayuningrum - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2026 13:45 WIB
Laman Coretax DJP
Foto: Laman Coretax DJP
Jakarta -

Sistem administrasi perpajakan inti atau Coretax masih dikeluhkan wajib pajak karena dinilai masih lambat. Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto memastikan pihaknya terus berbenah.

Bimo mengakui ada kendala teknis pada Case Management System (CMS) beberapa waktu lalu. Namun, ia memastikan perbaikan intensif telah dilakukan sejak akhir pekan lalu.

"Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan ada problem itu internally kami selesaikan kemarin dari Jumat, Sabtu, Minggu lalu. Hari ini udah mulai oke lagi," ujar Bimo saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bimo menjelaskan pihaknya telah menyiapkan tim khusus untuk memperbaiki sistem perpajakan tersebut dengan nama tim Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PESIAP). Tim tersebut merupakan gabungan dari dua Direktorat, yakni Direktorat Transformasi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Direktorat Transformasi Proses Bisnis, salah satu poin utama dalam pembaharuan adalah penyederhanaan antarmuka atau user interface (UI).

ADVERTISEMENT

Bimo menjelaskan perubahan ini bertujuan agar sistem lebih mudah dipahami oleh pengguna. Namun, perubahan tersebut membutuhkan waktu adaptasi bagi wajib pajak yang sudah terbiasa dengan sistem lama.

"Tentu pasti ada penyesuaian dari yang kemarin biasa menggunakan user interface yang lama. Ini dengan user interface baru yang jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami. Tentu ini membutuhkan masa penyesuaian," beber Bimo.

Selain itu, pihaknya juga memperbaiki efisiensi dan efektivitas dari algoritma aplikasi. Bimo menyebut, algoritma yang sebelumnya dikembangkan oleh vendor kini telah diambil alih sepenuhnya oleh tim internal DJP.

"Nah ini sekarang sudah kita masukkan ke algoritma kami. Semua source code-nya sudah kami develop. Ada beberapa pembenahan yang kemarin masih walk around artinya di luar sistem kami develop sendiri. Sekarang secara bertahap sudah masuk untuk mempermudah internal sistem maupun mempermudah user dari eksternal," jelasnya.

Bimo menargetkan pembenahan tersebut rampung minggu depan. Ia pun menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan langsung menguji sistem Coretax.

"Minggu depan akan dilakukan tes oleh Pak Menteri. Jadi kami persiapkan betul," terangnya.

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads