Jaket kulit CEO Nvidia Jensen Huang, yang menjadi ciri khas penampilannya selama hampir 20 tahun, laku dengan harga tinggi lewat lelang. Berdasarkan hasil lelang, jaket tersebut terjual dengan harga lebih dari Rp 17 miliar.
Dikutip dari CNBC, jaket kulit Huang itu terjual di lelang Sotheby's senilai US$ 960.000 atau sekitar Rp 17,22 miliar (asumsi kurs Rp 17.942) setelah 65 penawaran. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan pra-penjualan sebesar US$ 40.000 hingga US$ 60.000.
Sementara jika dibandingkan harga eceran produk, lelang tersebut jauh lebih tinggi, yakni di bawah US$ 10.000. Harga tinggi untuk pakaian menjadi pertanda para kolektor ingin menawar artefak dan barang koleksi dari era booming kecerdasan buatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respons terhadap penjualan ini bahkan melampaui ekspektasi tertinggi kami," kata kepala koleksi modern Sotheby's, Brahm Wachter, dikutip dari CNBC, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan data Sotheby's, setidaknya ada 45 kolektor berbeda mengajukan penawaran untuk jaket tersebut. Di sisi lain, Sotheby's menyatakan hasil penjualan akan disalurkan ke inisiatif filantropi untuk mendukung Edge Institute. Selain itu, hasil penjualan juga akan digunakan untuk beasiswa, hibah, dan program residensi.
Pada sebuah wawancara di tahun 2023, Huang mengaku penampilannya itu didorong oleh istri dan putrinya. Jauh sebelum itu, ia juga sempat mengaku sebagai pria berjaket kulit saat sesi wawancara dengan Reddit tahun 2016.
(ahi/hns)









































