PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III selaku Holding Perkebunan Nusantara menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri tentang Bantuan Pengamanan di Lingkungan PTPN III.
Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Direktur Aset PTPN III, Agung Setya Imam Effendi dan Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol. Karyoto, serta disaksikan oleh Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero).
Agung mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara PTPN Group dan Polri dalam menjaga keamanan aset strategis negara, mendukung kelancaran operasional perusahaan, serta memperkuat ketahanan sektor perkebunan nasional.
Baca juga: PTPN Bakal Pangkas Anak Usaha cs Jadi 19 |
Menurutnya, pengamanan merupakan aspek fundamental dalam memastikan keberlangsungan operasional perusahaan, terutama mengingat luasnya wilayah operasional dan besarnya aset yang dikelola oleh PTPN Group.
"Sebagai BUMN yang mengelola aset perkebunan strategis di berbagai wilayah Indonesia, kami memandang keamanan sebagai faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberlangsungan usaha. Melalui kerja sama ini, kami berharap sinergi antara PTPN Group dan Baharkam Polri semakin kuat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, melindungi aset negara, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan sektor perkebunan," ujar Agung dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2026).
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola perusahaan yang baik dan implementasi manajemen risiko perusahaan. Dengan dukungan Baharkam Polri, PTPN Group optimis mampu meningkatkan efektivitas sistem pengamanan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Baharkam Polri, Komjen Pol. Karyoto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pengamanan objek-objek strategis nasional melalui kerja sama yang profesional, terukur, dan berorientasi pada pencegahan.
"Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan objek-objek strategis yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional. Baharkam Polri akan terus mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif melalui pendekatan preventif, pembinaan, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, kedua belah pihak akan bersinergi dalam berbagai bidang, meliputi berbagi pakai data dan informasi, pemberian bantuan pengamanan, pembinaan Satuan Pengamanan (Satpam), pembinaan, pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), peningkatan kapasitas dan pendayagunaan sumber daya manusia, serta penggunaan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan pelaksanaan kerja sama.
Kerja sama ini juga diarahkan pada penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP), penguatan mitigasi risiko, serta pertukaran data dan informasi strategis guna mendukung respons yang cepat dan efektif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
(ily/ara)