Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku telah bertemu dengan Chief Technology Officer (CTO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Sigit Puji Santosa, Rabu (12/8/2026). Dalam pertemuan itu, Purbaya mengaku ingin mengetahui program kerja CTO Danantara.
"Ini kan baru CTO Danantara, relatif baru kan. Saya diskusi dengan dia untuk melihat seperti apa sih program-program dia. Dan melihat kemungkinan kalau pemerintah atau keuangan bisa bantu, di mana kita bisa bantunya," ungkap Purbaya kepada wartawan di gedung Kementerian Keuangan, Rabu (12/8/2026).
Dalam pertemuan itu, Purbaya turut mendiskusikan terkait kontribusi pajak dari bidang yang diemban CTO Danantara. Ia mengaku banyak mendiskusikan tentang program dan pajak dari sektor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika disinggung terkait insentif mobil dan motor listrik nasional, Purbaya mengaku tidak membahas isu tersebut dalam pertemuannya dengan CTO Danantara. Namun ia mengatakan, insentif tersebut akan dibahas CTO Danantara dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Dia yang mendiskusikan dengan Bapak Presiden. Saya tunggu saja nanti hasilnya," jelasnya.
Berdasarkan catatan detikcom, diketahui pemerintah berencana memberikan insentif kepada 200 ribu kendaraan listrik, masing-masing 100 ribu unit untuk motor dan mobil. Program ini awalnya ditargetkan mulai berjalan Juni 2026 namun akhirnya ditunda.
Khusus motor listrik, subsidi yang rencananya akan diberikan adalah sebesar Rp 5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik masih dalam pembahasan. Purbaya sebelumnya menyebut insentif yang diberikan akan sesuai dengan rencana tersebut. Ia juga memberi sinyal akan mengumumkan insentif dalam waktu dekat.
"Nanti kalau saya lihat, mungkin seminggu dua minggu lagi," tutur Purbaya saat ditemui di kantor Lembaga Penjamin Simpanan di kawasan Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).
(acd/acd)









































