Ekonomi ASEAN Melambat Jadi 4,9% Tahun 2008

Ekonomi ASEAN Melambat Jadi 4,9% Tahun 2008

- detikFinance
Rabu, 05 Des 2007 09:54 WIB
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN+3 (tidak termasuk Jepang) diperkirakan akan mengalami perlambatan pada tahun 2008 menjadi 4,9%. Perlambatan ini salah satunya dipicu oleh adanya kenaikan harga minyak dunia.

Angka ini menurun dibandingkan pertumbuhan ekonomi negara ASEAN+3 pada tahun 2007 tercatat sebesar 5,1% pada tahun 2007 dengan current account surplus sebesar 6% dari PDB.

Demikian salah satu kesimpulan pertemuan The ASEAN+3 Finance and Central Bank Deputies Meeting (AFDM+3) di Li Jiang, Yunnan, Cina pekan lalu, seperti dikutip dari Depkeu, Rabu (5/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan ini dihadiri oleh Deputi Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dari 13 negara anggota ASEAN+3, wakil lembaga multilateral (Asian Development Bank/ADB dan International Monetary Fund/IMF), dan Sekretariat ASEAN. Delegasi Indonesia terdiri atas perwakilan dari Bank Indonesia dan Departemen Keuangan.

Untuk inflasi di negara-negara ASEAN+3 dapat dipertahankan di  bawah dua digit dengan inflasi terendah -0,2% (deflasi di Jepang) dan tertinggi di Vietnam 7,8%.

Sedangkan di belahan Asia lainnya yakni Asia Timur, pertumbuhan ekonomi di kawasan ini diprediksi mencapai 8,8 persen tahun ini. Namun karena kenaikan harga minyak dan krisis subprime, tahun depan pertumbuhan di kawasan itu akan melambat menjadi 8,4 persen.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads