Persoalan Pelik BUMN Karya: Utangnya Besar-besar!

Persoalan Pelik BUMN Karya: Utangnya Besar-besar!

Heri Purnomo - detikFinance
Rabu, 19 Agu 2026 07:25 WIB
Dony Oskaria
Chief Operating Officer (COO) Danantara yang juga Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria.Foto: dok. Danantara
Jakarta -

Chief Operating Officer (COO) Danantara yang juga Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria buka suara soal progres restrukturisasi BUMN Karya. Ia mengatakan saat ini Danantara tengah menyelesaikan persoalan besar BUMN Karya.

Salah satunya masalah utang. Masalah ini tidak hanya terjadi di level perusahaan induk (holding), tetapi juga menjalar ke anak hingga cucu perusahaan.

"Pertama bahwa liabilitasnya besar-besar. Utangnya besar-besar. Yang kedua, masalahnya ini tidak hanya di level holding. Tetapi dia punya anak-anak perusahaan yang juga bermasalah," ujar Dony di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bisa bayangkan masing-masing punya anak perusahaan lebih dari 20. Jadi dengan begini sebetulnya bisa membayangkan seperti apa kita bekerja menyelesaikan satu per satu. Di masing-masing karya itu punya anak lagi kan. Ada cucu. Semuanya bermasalah juga. Jadi kita mesti bereskan itu one by one, satu per satu, satu per satu. Inilah yang memakan waktu," jelas Dony.

Dony menegaskan Danantara bisa saja mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan permasalah BUMN Karya. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan merger maupun mempailitkan perusahaan.

ADVERTISEMENT

"Tapi kami memikirkan juga dampaknya. Dampaknya apa untuk ekosistem yang lainnya. Jadi memang hati-hati sekali. Inilah yang memakan waktu yang juga masyarakat harus tahu bahwa problem ini kan sudah cukup lama dan besar. Inilah yang satu per satu karena dampaknya itu kan ratusan triliun utang mereka. Ini yang total di antara perusahaan-perusahaan karya itu. Inilah yang pelan-pelan mesti dibereskan," terangnya.

Adapun saat ditanya kapan proses restrukturisasi BUMN Karya selesai, Dony belum bisa memastikan kepastiannya. Namun ia menargetkan pada akhir tahun ini sudah selesai.

"Ini saya nggak bisa pastikan karena berproses terus. Saya tetap mengupayakan akhir tahun ini sudah selesai. Tetapi dinamika di dalam menyelesaikan ini kan cukup rumit," ujar Dony.

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads