Hal tersebut disampaikan Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Rama Pratama dalam siaran pers, Jumat (7/12/2007).
"Karena kebijakan konversi penggunaan BBM Premium 88 berharga Rp 4.500 menjadi Premium 90 senilai Rp 6.250-6.500 sesungguhnya adalah kenaikan harga terselubung," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelemahan implementasi dilapangan sudah terbukti, saat dilakukan konversi minyak tanah ke elpiji. Banyak terjadi kelemahan hingga menimbulkan tekanan inflasi yang cukup besar.
Pemerintah berencana mulai menerapkan pengalihan BBM ini pada Januari 2008. Untuk tahap awal pom bensin di jalan protokol DKI Jakarta tidak lagi menjual premium (RON 88). Nantinya seluruh kendaraan pribadi diharuskan membeli RON 99. Premium (RON 88) hanya ditujukan untuk kendaraan angkutan umum, motor dan kendaraan dinas. (ddn/ir)











































