Keputusan Pertamina itu keluar setelah mendapat surat dari Menteri Perindustrian Fahmi Idris pada pekan lalu yang menjamin industri domestik mampu memproduksi 31 juta tabung untuk tahun 2008.
"Sementara kebutuhan Pertamina tahun 2008 sebanyak 24 juta tabung. Jadi akan didahulukan produksi domestik dan kemungkianan tidak ada impor untuk distribusi tahun 2008," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Faisal.
Hal itu diungkapkan Ahmad disela-sela acara jumpa pers perayaan 50 tahun Pertamina, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (10/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai impor tabung dari China, menurut Ahmad kemungkinan tidak akan digunakan.
"Karena tidak sesuai dengan standar platnya lebih tipis," katanya.
(ir/qom)










































