Demikian disampaikan GM P3B PLN Jawa Bali Muljo Adji dalam pesan singkat yang
diterima detikfinance, Senin (10/12/2007).
Menurut Muljo, PT Cikarang Listrindo bisa menambah pasokan listrik ke PLN karena
pembangkit milik perusahaan itu mendapat tambahan pasokan gas untuk pembangkitnya
sehingga listrik yang dihasilkan juga meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
perusahaan tersebut bisa membantu mengirim tambahan pasokan daya ke PLN sebesar 90
MW," katanya.
Muljo menjelaskan, saat ini subsistem yang dipasok dari Gardu Induk 500 kV Kembangan hanya tinggal 20 MW, dan dari Gardu Induk 500 kV Bekasi tinggal 50 MW. Padahal awalnya
total potensi pemadaman sekitar 100-150 MW.
Ancaman pemadaman di wilayah sekitar Jakarta dipicu naiknya beban listrik PLN. Hal ini disebabkan banyak industri yang semula menggunakan listrik yang dihasilkan pembangkit perusahaan itu sendiri, kini beralih menggunakan listrik PLN yang lebih murah.
Muljo menjelaskan, listrik PLN menjadi murah karena masih disubsidi pemerintah. Sementara jika menggerakkan pembangkit miliknya sendiri, industri harus membeli BBM yang kini harganya melangit karena melejitnya harga minyak dunia.
Akibatnya, PLN makin terbebani kebutuhan listrik untuk industri yang semakin membengkak.
(lih/arn)











































