Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, meyakini operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) bisa menekan kebocoran distribusi barang subsidi. Pasalnya, barang subsidi ini nantinya hanya disalurkan melalui KDMP.
Purbaya mengatakan, pemerintah juga telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi penyaluran subsidi dari KDMP. Satgas ini diisi oleh Kemenkeu, Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kementerian Koperasi (Kemenkop).
"Jadi, saya akan expect penghematan yang signifikan dari barang-barang subsidi yang sebelumnya banyak bocor dimanfaatkan orang. Ke depan ketika koperasi sudah mulai jalan dan tim kita memonitor dengan betul, saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak," ungkap Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Purbaya mengatakan, penyaluran subsidi ini juga menyumbang keuntungan bagi operasional KDMP. Seluruh keuntungan tersebut juga akan masuk ke dana desa tempat KDMP beroperasi.
"Jadi, semuanya lewat Kopdes, dengan itu aja kalau dipastikan berjalan benar Kopdesnya sudah pasti untung itu," jelasnya.
Purbaya menambahkan, gaji manajer KDMP akan dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun. "Penggajian manajer Kopdes sampai dua tahun ditanggung negara, ada hitungannya, nggak besar-besar amat," pungkasnya.
Simak juga Video Prabowo Bakal Bikin Koperasi Merah Putih Punya Klinik Kesehatan
(ahi/ara)