×
Ad

Prabowo Semprot Lembaga Rating: Apa Dia Selalu Benar?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2026 14:59 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto (YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan sinis terhadap hasil penilaian lembaga rating kepada perekonomian Indonesia. Baginya, tak seharusnya sebuah negara mudah saja diatur-atur oleh lembaga rating.

Dia mengatakan negara sebesar India bahkan menolak hasil penilaian lembaga-lembaga rating dunia. Menurutnya kurang tepat orang asing asal saja memberikan penilaian terhadap situasi ekonomi Indonesia.

"Masak kita mau diatur rating oleh beberapa manusia? Iya kan? India juga menolak, bener nggak? Kita ini punya kedaulatan. Masak orang dari jauh, dia nggak tahu apa-apa, dia kasih rating?" ujar Prabowo dalam acara Presiden Prabowo Menjawab, ditulis Kamis (17/9/2026).

Prabowo juga sempat menyoroti beberapa perbedaan yang terjadi pada lembaga rating. Di kala beberapa penilaian negatif diberikan lembaga rating soal pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Prabowo bilang masih ada beberapa lembaga lain yang justru memuji pembentukan DSI.

"Banyak yang bilang DSI itu benar. S&P bilang. Ini S&P. Standard & Poor's, tapi ini S&P aja yang mengakui kita. Outlook stable," kata Prabowo.

Karena hal tersebut, orang nomor satu di Indonesia itu juga menilai tak semua hasil penilaian lembaga rating sudah pasti benar. "Dan ini kan manusia. Apakah kalau manusia ini namanya orang asing, tinggalnya di luar, apakah dia selalu benar? Kan nggak," sebut Prabowo.

Prabowo menilai bisa jadi penilaian lembaga rating terhadap Indonesia menjadi strategi memecah belah bangsa.

"Jadi ini ada kelompok-kelompok di luar yang ya, biasa lah. Goyang-goyang, dan ini sudah lama, udah ribuan tahun, namanya itu adalah Devide et Impera. Adu domba pecah bela. Adu domba pecah belah," kata Prabowo.

Simak juga Video 'Prabowo soal Iklim Investasi RI Dibandingkan dengan Malaysia-Vietnam':




(hal/ara)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork