×
Ad

Bos BGN Geram Ada Sarang Burung Walet di Dapur MBG!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 17 Sep 2026 18:47 WIB
Foto: Ilyas Fadilah
Jakarta -

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono geram masih menemukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar. Bahkan, ia mencontohkan adanya dapur yang berada satu bangunan dengan sarang burung walet.

Sudaryono menegaskan SPPG dengan kondisi seperti itu tidak bisa dibiarkan beroperasi. BGN telah melakukan suspend terhadap SPPG yang tidak memenuhi ketentuan.

"Jadi kita ingin benar-benar dapur yang, mohon maaf kalau dapur di bawahnya masak, di atasnya ada sarang burung walet, saya kira mohon maaf. Kami baru saja men-suspend ada. Jadi ini ya, ini semua, mohon maaf harus kita habisi,"kata Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Sudaryono menjelaskan BGN telah menutup 833 SPPG yang tidak memenuhi persyaratan setelah dirinya diangkat menjadi kepala. Tak berhenti di situ, saat ini dilakukan penutupan terhadap1.999 SPPG yang tidak mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

"Kemudian kami sampaikan terkait penutupan SPPG, kami begitu masuk menutup 833 yang kemarin memang tidak memenuhi persyaratan. Kemudian kami menutup yang tidak mendaftarkan SLHS itu totalnya 1.999," tuturnya.

Setelah penutupan dilakukan satu per satu SPPG mulai menyampaikan perkembangan terkait SLHS. Ada yang menyatakan telah memiliki sertifikat tersebut, sementara sebagian lainnya masih dalam proses bahkan dinyatakan tidak lolos.

Saat ini terdapat sekitar 1.236 SPPG yang ditutup atau disuspend hingga persoalan SLHS mereka diselesaikan. Jumlah tersebut mencakup SPPG yang belum mendaftar, masih memproses SLHS, hingga yang telah menjalani proses tetapi dinyatakan gagal.

"Terdiri dari yang tidak mendaftar SLHS, terdiri dari yang baru proses SLHS, yang setelah proses SLHS, dan terdiri dari yang sudah proses dan dinyatakan gagal itu seluruhnya 1.236 baru diumumkan 2 hari yang lalu.Jadi kami tidak mentolelir dapur-dapur yang tidak standar," tegas Sudaryono.

Lihat juga Video: Polisi Tangkap Pencuri Sarang Walet di Luwu, Kerugian Nyaris Rp 100 Juta




(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork