Prabowo Siapkan Ribuan Kapal Nelayan Tahun Depan

Prabowo Siapkan Ribuan Kapal Nelayan Tahun Depan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Sabtu, 19 Sep 2026 18:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto/Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan membangun ribuan kapal nelayan mulai tahun depan. Langkah ini dimaksudkan agar nelayan lokal dapat menguasai perairan Indonesia sekaligus menghentikan aksi pencurian kekayaan laut nasional oleh pihak asing.

"Sekarang kita bekerja. Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita," kata Prabowo dalam acara Syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Sebab menurutnya saat ini kasus pencurian sumber daya alam (SDA) Indonesia sudah sangat marak dan tak terbendung. Di mana setiap malam puluhan ribu kapal nelayan asing masuk ke wilayah perairan nasional untuk mengambil SDA laut secara ilegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanah air kita, yang laut adalah tiga perempat daripada negara kita, puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia. Puluhan ribu kekayaan laut kita diambil," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dengan adanya ribuan kapal baru untuk para nelayan lokal, Prabowo berharap masyarakat pesisir bisa semakin berdaya saing di laut sendiri. Langkan ini sekaligus jadi 'penebusan' pemerintah yang selama ini kurang memberdayakan nelayan semenjak Indonesia merdeka.

"Nelayan yang memerlukan bantuan yang tidak pernah dibantu selama 81 tahun Indonesia merdeka, kita sekarang akan mengurus nelayan-nelayan Indonesia," ujar Prabowo.

Di luar itu, program pengadaan kapal ini nanti juga akan menjadi upaya baru pemerintah dalam menjaga swasembada pangan nasional dan meningkatkan taraf hidup masyarakat bersama dengan program bantuan lainnya.

"Fokus kita adalah kerja, kerja, kerja. Kerja dengan cepat. Rakyat yang lapar tidak bisa menunggu. Petani yang butuh pupuk tidak bisa menunggu," pungkasnya.

(igo/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads