Prabowo Beberkan Syarat Buka Lahan buat Pengusaha

Prabowo Beberkan Syarat Buka Lahan buat Pengusaha

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 25 Sep 2026 17:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi dengan para akademisi dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi membahas penanganan karhutla di lahan gambut, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/9/2026).
Momen Presiden Prabowo Subianto berdiskusi dengan para pakar di Istana Merdeka. Foto: (Dok. Biro Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti korporasi agar mematuhi ketentuan dalam pengelolaan lahan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Prabowo menyebut masih ada perusahaan yang belum mematuhi ketentuan tersebut.

Menurutnya perusahaan memiliki sejumlah kewajiban dalam mencegah kebakaran. Di antaranya menyediakan menara pemantau, embung sebagai penyediaan air, hingga memiliki tim pemadam kebakaran yang berasal dari karyawan perusahaan.

"Perusahaan, kita sudah ada ketentuan ya, sudah ada kewajiban-kewajiban ya. Tiap 5 hektar harus ada menara. Tiap sekian hektar harus ada embung, tiap sekian, sudah ada regulasinya. Dan Anda harus punya tim pemadam kebakaran dari karyawan Anda," kata Prabowo dalam diskusi dengan sejumlah akademisi, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut sang Kepala Negara, tingkat kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan tersebut masih berbeda-beda. Prabowo menegaskan akan menertibkan perusahaan yang belum menjalankan kewajibannya.

ADVERTISEMENT

"Ada perusahaan yang patuh, ada perusahaan yang tidak. Ini harus kita tertibkan," tegas orang nomor satu di Indonesia itu.

Selain itu, penyelidikan terhadap perusahaan maupun oknum yang diduga sengaja melakukan pembakaran akan dilakukan. Langkah tersebut dilakukan di tengah persoalan kebakaran hutan yang berulang setiap tahun, khususnya di kawasan lahan gambut.

"Kita akan selidiki terus korporasi-korporasi, oknum-oknum yang melakukan pembakaran sengaja. Yang pertama, kita harus koreksi regulasi. Itu nanti kita harus tegas," ujar Prabowo.

Sementara untuk masyarakat yang membutuhkan lahan, Prabowo meminta agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar. Pemerintah, kata dia, siap membantu menyiapkan lahan hingga menyediakan pompa.

"Kalau Anda butuh lahan, lapor, kita buatkan lahan untuk kalian. Kita siapkan pompa untuk kalian. Kita ingin rakyat kita sejahtera. Tidak mungkin kita mau celakakan rakyat kita, oke. Tapi korporasi, ah ini lain," tutup Prabowo.

(ily/hal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads