Trump & Xi Jinping Sepakat Pangkas Tarif Senilai US$ 30 Miliar

Trump & Xi Jinping Sepakat Pangkas Tarif Senilai US$ 30 Miliar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 27 Sep 2026 21:00 WIB
WASHINGTON, DC - SEPTEMBER 24: PresidentofChina Xi Jinping sit swith U.S. President Donald Trump in the Oval Office at the White House on September 24, 2026 in Washington, DC. President Trump is hosting President Xi for a three-day state visit to Was
Foto: Getty Images via AFP/CHIP SOMODEVILLA
Jakarta -

China mengumumkan telah menyepakati pengaturan pengurangan tarif timbal balik senilai US$ 30 miliar atau sekitar Rp 531 triliun (kurs Rp 17.700) dengan Amerika Serikat (AS). China juga menyatakan telah sepakat untuk melakukan dialog lebih lanjut soal proyek kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kesepakatan-kesepakatan tersebut masuk dalam delapan poin konsensus yang dicapai selama kunjungan Presiden Xi Jinping ke Washington untuk bertemu empat mata dengan Presiden Donald Trump.

Dilansir dari CNBC, Minggu (27/9/2026), Kementerian Luar Negeri China mengumumkan kedua belah pihak juga telah sepakat untuk membentuk dewan perdagangan dan memperpanjang hasil pembicaraan sebelumnya di Kuala Lumpur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kesepakatan ini menyusul rencana kedua belah pihak untuk memperpanjang gencatan senjata perdagangan selama dua bulan. Sejauh ini gencatan senjata perang dagang itu berakhir pada 10 November.

ADVERTISEMENT

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan tenggat waktu artinya memberikan lebih banyak waktu untuk mengerjakan kesepakatan perdagangan yang berpotensi lebih besar dan menguntungkan kedua belah pihak.

Mengenai kecerdasan buatan, kedua pihak sepakat untuk mengadakan dialog tentang risiko dan manfaat teknologi tersebut. Putaran diskusi selanjutnya dijadwalkan pada bulan November.

Di luar bidang ekonomi, kedua negara juga sepakat untuk saling mendukung dalam penyelenggaraan pertemuan para pemimpin Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) dan KTT Kelompok 20 (G20). Kedua pemimpin berencana untuk menghadiri pertemuan berikutnya.

Mengenai kebijakan luar negeri, para pemimpin sepakat Iran harus memenuhi komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Selain itu tidak ada negara atau entitas yang boleh mengenakan bea transit di jalur perairan internasional.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads