Penyelenggaran IRIF kedua ini diprakarsai oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan diselenggarakan oleh Global Initiatives.
IRIF pertama dilaksanakan pada November 2006, yang menghasilkan proyek dengan nilai lebih dari US$ 11 miliar. Beberapa proyek yang berhasil ditekan antara lain kerjasama antara Singapore Petroleum Company (SPC) dengan Pertamina untuk eksplorasi dan produksi senilai US$ 1 milliar selama 5 tahun.
IRIF 2008 rencananya akan menghadirkan para pembicara terkemuka dalam bidang bisnis dari Indonesia dan mancanegara yang akan membawakan berbagai pembahasan mendalam dan strategi untuk membawa perekonomian daerah di Indonesia ke tahap berikutnya.
Diantaranya adalah Kenichi Ohmae, professor dari Standford yang juga merupakan salah satu konsultan manajemen terkemuka Asia serta penulis buku 'The End of Nation State: The Rise of Regional Economies', Kenneth Courtis, mantan vice chairman Goldman Sachs dan Adam Schwarz pengamat masalah Indonesia terkenal dan anggota senior McKinsey Global Institute.
Forum tahun ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para penanam modal domestik dan mancanegara untuk dapat bertemu langsung dengan para kepala pemerintahan daerah seperti Gubernur, Bupati dan Walikota, serta para pengusaha daerah.
Berbagai pertemuan dan diskusi ini diselenggarakan dengan tujuan mengidentifikasi dan memanfaatkan berbagai kesempatan bisnis serta bagaimana setiap provinsi dapat meningkatkan daya tarik investasinya dengan menciptakan iklim yang kondusif.
"Berbagai masalah ekonomi dan sosial yang dihadapi bangsa Indonesia sebenarnya dapat dipecahkan dengan mengundang investor yang tepat dan mendorong mereka berinvestasi di berbagai provinsi di Indonesia," ujar Ketua IRIF Committee, Irman Gusman.
"IRIF merupakan kesempatan yang langka untuk memamerkan berbagai peluang yang ada di masing-masing daerah," pungkasnya.
(qom/ir)











































