Pedagang Jual Tahu Tempe Sembunyi-sembunyi

Pedagang Jual Tahu Tempe Sembunyi-sembunyi

- detikFinance
Senin, 14 Jan 2008 09:18 WIB
Jakarta - Aksi demo yang akan dilaksanakan para produsen tahu tempe tak lantas membuat dua lauk pauk murah meriah itu hilang dari pasaran. Sebagian pedagang sayur masih menjual tahu dan tempe itu, namun secara sembunyi-sembunyi.

Naryo (45 th), pedagang sayur di kawasan Jatiwarna, Pondok Gede misalnya, tetap membawa dagangan tahu dan tempe. Ia mengaku mengambil langsung dari produsen tahu dan tempe karena pasar Pondok Gede, tempat dia kulakan tak ada yang menjual lagi.

"Saya ngambil langsung dari yang bikin, kalau ke pasar Pondok Gede udah nggak ada bu," ujat Naryo ketika ditemui saat mangkal di Jatiwarna, Senin (14/1/2008) pagi.

Ia mengaku mengambil tahu dan tempe dari produsen itu secara sembunyi-sembunyi.

"Nggak ada yang berani bawa terang-terangan bu, semua dibungkus plastik hitam biar nggak keliatan. Kalau ketahuan ntar dimarahin sama yang lain," ujarnya.

Biasanya, Naryo menggelar begitu saja tahu tempe diatas dagangan sayur-mayur lainnya. Namun kini, tahu tempe itu terbungkus rapat dalam plastik hitam.

Harga tahu tempe memang mengalami lonjakan tajam. Sepotong tahu Bandung yang biasanya dijual Rp 300, kini sudah dijual Rp 450. Sementara tempe tetap ada yang dijual eceran Rp 1.000, hanya saja ukurannya menjadi sangat mini.

"Kedelainya mahal banget bu, kita aja yang dagang cuman dijatah nggak banyak-banyak. Maklum aja ya bu," kata Jajang, tukang tahu tempe keliling di kawasan Pondok Gede.

Dua produk lauk pauk murah dan bergizi itu kini sedang menjadi sorotan setelah harga kedelai melonjak tajam dan membuat produsen yang rata-rata UKM menjerit.

Pengurus Koperasi Tahu Tempe Indonesia (KOPTTI) Handoko Mulyo mengaku, harga kedelai eceran per Januari 2008 melonjak menjadi Rp Rp 7.800 per kg. Harga itu berarti melonjak dibandingkan harga kedelai per Januari 2007 yang hanya Rp 2.450.

Para pedagang pun berniat menggelar aksi demo untuk meminta pemerintah mengatasi masalah lonjakan harga kedelai ini.
(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads